Undip, Semarang (12/05/2026) – Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Sustainable and Energy-Efficient Buildings: Advancing Performance through Facility Management” pada Senin, 11 Mei 2026 di Ruang Sidang Lantai 1, Gedung TTB A SPs Undip pukul 08.30–11.30 WIB.
Kegiatan ini menghadirkan para pakar internasional, yaitu Prof. Dr. A.G. Bram Entrop dari Saxion University of Applied Sciences, Prof. SR TS. Dr. Syahrul Nizam Bin Kamaruzzaman dari Universiti Malaya, serta Assoc. Prof. Dr. Asrul Mahjuddin Ressang dari Universiti Kebangsaan Malaysia. Jalannya diskusi dimoderatori oleh Chely Novia Bramiana, S.T., BBE., M.Sc., Ph.D., yang memandu sesi secara interaktif dan dinamis.
Dalam paparannya, Prof. Bram Entrop membahas adopsi teknik dan langkah-langkah efisiensi energi pada bangunan hunian melalui pendekatan multidisipliner. Ia menekankan pentingnya integrasi antara aspek teknis, karakteristik bangunan, perilaku pengguna, serta kebijakan untuk meningkatkan performa energi secara berkelanjutan.
Prof. Syahrul Nizam memaparkan kerangka penelitian untuk menilai potensi implementasi Energy Techniques and Measures (ETMs) berdasarkan dampaknya terhadap kinerja energi, aspek finansial, serta proses pengambilan keputusan dalam proyek bangunan. Menurutnya, keberhasilan inovasi energi sangat dipengaruhi oleh kolaborasi antar pemangku kepentingan dan manajemen fasilitas yang efektif.
Sementara itu, Dr. Asrul Mahjuddin Ressang menyoroti pentingnya evaluasi kinerja energi bangunan dengan mempertimbangkan karakteristik lingkungan, okupansi, sistem bangunan, hingga pengaruh penggunaan peralatan. Pendekatan berbasis data dan manajemen fasilitas menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan performa bangunan dalam jangka panjang.

Foto bersama narasumber, moderator, dan peserta Kuliah Umum “Sustainable and Energy-Efficient Buildings: Advancing Performance through Facility Management” di Ruang Sidang Lt. 1 Gedung TTB A SPs Undip, Senin (11/5/2026)
Melalui kegiatan ini, SPs Undip memperkuat komitmennya dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik berkelanjutan, sekaligus membuka ruang kolaborasi akademik internasional guna menjawab tantangan global di bidang pembangunan dan pengelolaan bangunan yang ramah lingkungan.