Undip, Semarang (06/05/2026) – Program Studi Doktor Sistem Informasi Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro kembali menyelenggarakan ujian disertasi pada Senin, 4 Mei 2026, bertempat di Ruang Sidang Utama TTB A Lantai 1. Pada kesempatan tersebut, Dyna Marisa Khairina berhasil mempertahankan disertasinya dan meraih predikat cumlaude dengan IPK 4,00.
Disertasi yang diangkat berjudul “Model Pengukuran Keberhasilan Arsitektur Sistem Informasi yang Terintegrasi Berbasis Evaluasi Kegunaan Enterprise Architecture Domain Sistem Layanan Lelang.” Penelitian ini mengembangkan model pengukuran untuk menilai keberhasilan arsitektur sistem informasi yang terintegrasi melalui pendekatan evaluasi kegunaan pada domain Enterprise Architecture (EA), khususnya pada sistem layanan lelang.
Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro, Prof. Ir. Mochamad Agung Wibowo, menyampaikan bahwa Dyna Marisa merupakan mahasiswa yang aktif, tekun, dan istiqomah dalam menjalani proses bimbingan penelitian hingga berhasil meraih IPK sempurna.
“Ini menunjukkan bahwa proses belajar di Undip berjalan dengan sangat baik. Alhamdulillah, Dyna juga berhasil melakukan publikasi ilmiah sebanyak 6 paper dalam kurun waktu 3 tahun 3 bulan 3 hari. Semoga capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Doktor Sistem Informasi untuk segera menyelesaikan studi,” ungkap Dekan SPs Undip.
Sementara itu, Ketua Program Studi Doktor Sistem Informasi, Prof. Dr. Ir. R. Rizal Isnanto, S.T., M.M., M.T., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa Dyna merupakan lulusan ke-64 pada Program Studi Doktor Sistem Informasi.
“Alhamdulillah, penelitian yang dilakukan sangat baik dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga capaian ini menjadi teladan bagi mahasiswa lain untuk menyelesaikan studi tepat waktu dan meraih prestasi setinggi-tingginya yang bermanfaat bagi institusi dan negara,” tuturnya.
Dalam pemaparannya, Dyna menjelaskan bahwa Enterprise Architecture (EA) menggambarkan elemen-elemen Teknologi Informasi secara menyeluruh dalam organisasi. EA dipandang sebagai praktik Sistem Informasi karena mencakup perspektif bisnis dan teknologi, sekaligus menjadi dokumen perencanaan strategis yang menjadi acuan dalam pengembangan sistem informasi secara komprehensif. Arsitektur sistem informasi sendiri merupakan bagian dari lapisan Enterprise Architecture.

Dokumentasi bersama dengan kerabat usai pelaksanaan ujian disertasi di Ruang Sidang Utama TTB A Lantai 1 Sekolah Pascasarjana Undip, Senin (06/05/2026)
Menurutnya, perencanaan dan pengembangan arsitektur sistem informasi yang baik harus mampu menjembatani kebutuhan bisnis dengan pengembangan sistem atau aplikasi perangkat lunak, sehingga tercapai keselarasan serta manfaat sistem yang optimal.
Ia menambahkan bahwa organisasi kerap menghadapi tantangan dalam memastikan sistem informasi yang dibangun dapat diterima dan digunakan secara efektif. Oleh karena itu, diperlukan model pengukuran yang lebih terintegrasi untuk mengevaluasi keberhasilan implementasi arsitektur sistem informasi secara komprehensif.
Keberhasilan Dyna tidak hanya menegaskan komitmen akademik yang tinggi, tetapi juga memperkuat kontribusi keilmuan di bidang Sistem Informasi, khususnya dalam pengembangan model evaluasi arsitektur sistem yang relevan dengan kebutuhan organisasi modern.