Undip, Semarang (15/09/2026) – Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro menyelenggarakan Summer Course 2026 – General Lecture Series dengan mengangkat tema “From Traditional Water Management to Nature-Based Solutions: An Evolving Approach.” Kegiatan ini menghadirkan Prof. Kuo-Wei Liao, Head of the Department of Bioenvironmental Engineering, National Taiwan University, sebagai narasumber.
Dalam sesi yang turut dimoderatori oleh John Teddy, S.T., M.Sc., Ph.D., Prof. Kuo-Wei Liao membahas perkembangan pendekatan dalam pengelolaan air, khususnya pergeseran dari pengelolaan air secara tradisional menuju penerapan Nature-Based Solutions (NbS) sebagai pendekatan yang lebih adaptif terhadap tantangan lingkungan dan risiko bencana.
Salah satu pembahasan dalam materi Prof. Liao berfokus pada penerapan solusi berbasis alam dalam pengelolaan risiko banjir di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS). Pendekatan tersebut memanfaatkan kawasan tertentu sebagai ruang untuk menampung dan memperlambat aliran air ketika terjadi banjir. Dalam salah satu studi kasus, perencanaan kawasan water and sediment inundation mampu meningkatkan area penyangga banjir sekitar 9,94 hektare.
Prof. Liao juga membandingkan efektivitas pendekatan berbasis alam dengan strategi pengelolaan melalui infrastruktur konvensional. Berdasarkan studi kasus yang dipaparkan, penerapan strategi Nature-Based Solutions dapat mengurangi luas genangan pada lahan pertanian masyarakat di bagian hilir sebesar 2,72 hektare atau sekitar 46 persen. Sementara itu, strategi berbasis infrastruktur berupa pembangunan tanggul menunjukkan pengurangan luas genangan sebesar 0,48 hektare atau sekitar 8 persen.

Pak John Thedy sebagai moderator dalam Summer Course 2026
Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan berbasis alam memiliki potensi untuk memberikan dampak yang lebih luas dalam mengurangi risiko banjir pada tingkat kawasan. Berbeda dengan pendekatan infrastruktur yang berfokus pada perlindungan langsung terhadap area tertentu, strategi Nature-Based Solutions dapat diarahkan pada pengelolaan kawasan secara lebih menyeluruh melalui pemanfaatan ruang sebagai bagian dari sistem pengendalian air.
Melalui General Lecture Series ini, peserta Summer Course 2026 memperoleh wawasan mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya air yang tidak hanya berorientasi pada pengendalian bencana, tetapi juga mempertimbangkan keberlanjutan ekosistem. Pembahasan tersebut memberikan perspektif bahwa solusi berbasis alam dapat menjadi bagian dari strategi pengelolaan air yang adaptif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya SPS Undip dalam menghadirkan ruang pertukaran pengetahuan dan perspektif internasional bagi peserta, khususnya dalam memahami perkembangan isu pengelolaan air dan lingkungan di tingkat global.