Undip, Semarang (13/04/2026)
Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro menyelenggarakan Workshop 2026 Percepatan Migrasi Website di Lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro pada Jumat–Sabtu, 10–11 April 2026, bertempat di Horison Resort Antawirya Jepara. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan website SPs Undip yang terstandarisasi, terintegrasi, serta selaras dengan standar website Universitas Diponegoro secara umum.
Workshop ini diikuti oleh pengelola website dan perwakilan program studi di lingkungan SPs Undip. Kegiatan difokuskan pada percepatan migrasi dan penyesuaian template website agar memiliki tampilan yang seragam, profesional, dan terintegrasi, sebagaimana standar website Undip.
Dalam arahannya, disampaikan bahwa karakter SPs Undip sebagai institusi yang mengedepankan kerja sama dan jejaring (networking) perlu ditampilkan secara lebih kuat pada website. Informasi terkait kolaborasi akademik, kemitraan strategis, serta jejaring nasional dan internasional diharapkan menjadi bagian yang ditonjolkan dalam struktur dan konten laman SPs Undip.
Selain itu, website SPs Undip dirancang untuk mendukung dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, guna memperluas jangkauan informasi serta meningkatkan visibilitas di tingkat global. Standarisasi ini diharapkan menghasilkan luaran website yang tidak hanya informatif, tetapi juga mencerminkan reputasi akademik dan profesionalisme institusi.

Penyampaian materi terkait strategi pengelolaan dan optimalisasi website dalam Workshop 2026 Percepatan Migrasi Website SPs Undip di Jepara, Jumat (10/4/2026
Prinsip utama dalam pengembangan website SPs Undip menitikberatkan pada kemudahan akses, kejelasan informasi, dan struktur yang sistematis. Website harus mudah diakses, dipahami, serta memiliki tata informasi yang terorganisasi dengan baik sehingga memudahkan pengguna dalam menelusuri berbagai layanan, informasi akademik, maupun publikasi kegiatan.
Dalam sesi diskusi, Bapak Wahyudi menegaskan bahwa pengelolaan dan pemeliharaan website merupakan proses yang berkelanjutan dan tidak mudah. Diperlukan komitmen untuk secara konsisten memperbanyak konten berita dan memperbaikinya setiap hari. Frekuensi pembaruan berita yang tinggi akan berdampak pada peningkatan visibilitas website di mesin pencarian.

Suasana diskusi dan pendampingan teknis migrasi website bagi pengelola laman program studi SPs Undip
Lebih lanjut, Pak Wahyudi juga menekankan pentingnya memperhatikan kaidah bahasa dan standar penulisan berita akademik dalam setiap publikasi. Selain kualitas tulisan, aspek visual juga menjadi perhatian, khususnya dalam pemilihan sudut pengambilan gambar (angle) yang tepat agar tampilan website lebih menarik dan profesional, serta tidak sekadar menampilkan foto tanpa pertimbangan estetika dan relevansi.
Melalui workshop ini, SPs Undip menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem informasi berbasis digital yang terstandarisasi, adaptif, dan berdaya saing global, yang terimplementasi secara konsisten pada setiap program studi di lingkungan SPs Undip. Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi bagi seluruh program studi dalam membangun dan mengelola website yang informatif, terstruktur, serta mampu merepresentasikan keunggulan akademik, kerja sama, dan jejaring institusi secara optimal di tingkat nasional maupun internasional. (Humas SPs UNDIP – Effata Naomi)