Undip, Semarang (02/06/2026) – Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya penerapan budaya K3 di lingkungan kampus. Kegiatan ini menghadirkan materi mengenai implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) berdasarkan Peraturan Rektor Nomor 18 Tahun 2025 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Universitas Diponegoro. Kegiatan ini diselenggarakan oleh UPT K3L Undip pada hari Jumat, 29 Mei 2026 di Smart Class Room Lantai 6.
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa penerapan Sistem Manajemen K3 bertujuan mewujudkan budaya K3 yang terintegrasi, berkelanjutan, dan menjadi tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika. Implementasi Sistem Manajemen K3 dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, pendampingan teknis, penerapan di setiap aktivitas tridarma perguruan tinggi, serta evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.
Materi yang disampaikan juga mencakup aspek kesehatan kerja, seperti penyediaan ruang laktasi, Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu), screening kesehatan mental, stretching di tempat kerja, kawasan tanpa rokok, kantin sehat, fasilitas P3K, tim kesehatan kegiatan, serta fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas. Berbagai upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan sejahtera.
Peserta mengikuti kegiatan Sosialisasi Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di lingkungan Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro
Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan lingkungan kerja yang meliputi pengukuran dan pengendalian faktor fisika, kimia, biologi, ergonomi, dan psikologi, serta penerapan higiene dan sanitasi yang baik. Pengelolaan lingkungan kerja dilakukan melalui tahapan identifikasi faktor lingkungan, pengukuran dan evaluasi, pengendalian dan perbaikan, implementasi higiene dan sanitasi, serta monitoring dan tinjauan berkala.
Melalui kegiatan ini, Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan kampus yang aman, sehat, kolaboratif, dan berkelanjutan guna mendukung terciptanya lingkungan akademik yang unggul serta bebas dari kecelakaan kerja.