Mahasiswa Sekolah Pascasarjana Undip Presentasikan Riset Spatial Tax Intelligence pada ICSCI 2026 

Undip, Semarang (13/05/2026) – Muhammad Helmi Candra, mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Lingkungan (MIL) Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro, berkolaborasi dengan Department of Solution Engineer PT. Esri Indonesia serta researcher dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Diponegoro,  dalam ajang The 6th International Conference on Smart City Innovation (ICSCI) 2026 yang diselenggarakan oleh Smart City Universitas Indonesia pada 11–12 Mei 2026 di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta.

Konferensi internasional yang mengusung tema “Smart Governance and Technology-Driven Urban Transformation for Sustainable and Resilient Cities” tersebut menjadi forum akademik global yang mempertemukan peneliti, praktisi, pemerintah, dan industri dalam membahas transformasi tata kelola perkotaan berbasis teknologi dan data.

Keikutsertaan dalam konferensi internasional ini juga menjadi bagian dari implementasi program World Class University (WCU) Universitas Diponegoro, khususnya melalui skema Student Go International (SGI). Program tersebut mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam forum akademik internasional sebagai upaya memperluas jejaring global, meningkatkan kapasitas riset, serta memperkuat eksposur internasional karya ilmiah mahasiswa Undip.

Dalam konferensi ini, Muhammad Helmi Candra bersama tim mempresentasikan hasil penelitian mengenai pengembangan model “Spatial Tax Intelligence”, yaitu sebuah pendekatan berbasis geospasial untuk mendukung tata kelola pajak daerah yang lebih adaptif, transparan, dan berbasis data. Penelitian tersebut memanfaatkan integrasi data spasial dan data perpajakan untuk mengidentifikasi spatial-tax mismatch atau ketidaksesuaian antara aktivitas ekonomi suatu wilayah dengan kontribusi pajak.

Muhammad Helmi Candra, mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan SPs Undip, mempresentasikan riset Spatial Tax Intelligence pada The 6th ICSCI 2026 di Jakarta bersama kolaborator dari PT Esri Indonesia dan PWK Undip.

Kolaborasi dengan PT. Esri Indonesia dilakukan dalam pengembangan kerangka geospatial decision support system yang memungkinkan visualisasi data pajak secara interaktif melalui dashboard berbasis spasial. Sistem ini dirancang untuk membantu pemerintah daerah dalam memetakan potensi pajak, mengidentifikasi wilayah dengan tingkat kepatuhan rendah, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making).

“Partisipasi dalam ICSCI 2026 menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkenalkan implementasi smart governance berbasis geospatial intelligence dari Indonesia ke forum internasional. Kolaborasi antara akademisi dan industri juga menjadi faktor penting dalam mendorong pengembangan solusi perkotaan yang lebih aplikatif, adaptif, dan berkelanjutan,” ujar Muhammad Helmi Candra.

Keikutsertaan ini juga mencerminkan komitmen Universitas Diponegoro dalam mendukung riset multidisiplin dan inovasi teknologi untuk penguatan tata kelola perkotaan, khususnya dalam bidang smart city, urban analytics, dan digital governance.