Undip, Semarang (3/5/2025) — Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro menggelar kegiatan Summer Course dengan Universiti Teknologi Petronas (UTP) Malaysia selama 6 hari. Kegiatan yang berlangsung mulai 26 April hingga 1 Mei 2025 ini mengangkat tema “Summer Course 2025 Renewable Energy” dimana SPs Undip dan UTP bekerja sama untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat berupa pemasangan alat energi terbarukan picohydro dengan mendatangkan 20 mahasiswa dan 1 Profesor dari UTP. Kegiatan Summer Course ini merupakan bagian dari upaya SPs Undip untuk memperkuat jejaring internasional serta menjalin kolaborasi yang sinergis antara 2 institusi pendidikan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai Sustainable development Goals (SDGs). Selama enam (6) hari, peserta dari UTP mengikuti berbagai agenda seperti field trip, kunjungan perusahaan yakni PT. Geo Dipa serta pengabdian masyarakat di Mlandi Kecamatan Garung di Kabupaten Wonosobo.
Agenda hari pertama diawali dengan penjemputan tamu dari UTP dan dilanjutkan dengan tur kampus Universitas Diponegoro Tembalang. Kemudian pada hari kedua, acara dilanjutkan dengan acara pembukaan kegiatan summer course 2025 secara simbolis oleh SPs Undip sebagai tuan rumah. Pada hari ketiga, acara dilanjutkan dengan kunjungan ke pendopo Kabupaten Wonosobo dimana SPs Undip dan UTP mendapat sambutan hangat dari pemerintah Kabupaten Wonosobo.
Pada hari ke-4, Sps Undip dan UTP melakukan kunjungan ke Desa Mlandi untuk melakukan kegiatan pengabdian Masyarakat berupa pemasangan alat picohydro. Selama kegiatan berlangsung, para peserta berkesempatan untuk berdialog secara langsung dengan masyarakat lokal untuk mempelajari potensi sumber daya alam dan sosial budaya Wonosobo. Pemasangan alat picohydro ini merupakan wujud kepatuhan institusi pendidikan dalam menjunjung nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs) dalam transisi menuju energi berkelanjutan.
Selanjutnya Pada hari kelima, peserta melakukan kunjungan ke PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng, salah satu perusahaan pengelola energi panas bumi di kawasan Wonosobo. Dalam kunjungan tersebut, peserta mendapatkan wawasan mengenai proses eksplorasi dan pemanfaatan energi panas bumi sebagai sumber energi terbarukan di Indonesia.
Kegiatan ditutup pada hari ke-6 dengan sesi cultural exchange yang menampilkan pertunjukan seni dan budaya dari Indonesia dan Malaysia, sekaligus sebagai penanda berakhirnya program summer course.
Dengan terselenggaranya Summer Course ini, SPs Undip menegaskan komitmennya dalam mengembangkan kegiatan akademik internasional yang berorientasi pada pembelajaran lintas disiplin, pemberdayaan masyarakat serta pembangunan berkelanjutan. (Humas SPs – DAP)
